Pengrajin Topeng

Bapak Sukani adalah salah seorang warna desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, yang sudah berkali-kali diceritakan pada media massa karena uniknya kisah perjalanan beliau untuk menjadi seorang pengrajin topeng kayu Malangan. Meski masih ada beberapa pengrajin topeng Malangan yang eksis di desa Tulusbesar, namun hingga saat artikel ini ditulis, Bapak Sukani menjadi satu-satunya pengrajin yang fokus menekuni produksi topeng Malangan saja. Beliau mempunyai seorang putra bernama Amin, yang membantu dalam hal pemasaran, dan membantu edukasi generasi muda untuk meneruskan kesenian ini. Meski demikian, putra Pak Sukani tersebut menyatakan belum se-telaten ayahanda beliau untuk membuat topeng berbahan dasar kayu, sehingga beliau hanya menekuni pembuatan miniatur topeng berbahan dasar gypsum, dengan cetakan yang dibuat oleh Bapak Sukani.

Produksi topeng lebih sering dilakukan berdasarkan pesanan, ataupun kadang membuat stok hanya jika beliau sedang memiliki bahan baku yang tersedia. Harga topeng yang dipasarkan berbeda-beda, dalam kisaran harga tiga ratus ribuan rupiah hingga jutaan, bergantung pada bahan baku dan tingkat kesulitan pembuatan topeng.

Scroll to Top